JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jadika <div style="position: absolute; right: 0; top: -3px; width: 7px; height: 7px; background-color: #c5a028; transform: rotate(45deg);"> </div> <p><!-- JALUR TIMELINE MINIMALIS --></p> <div style="border-left: 1px solid #510051; margin-left: 5px; padding-left: 20px;"><!-- POIN 1 --> <div style="position: relative; margin-bottom: 15px;"> <div style="position: absolute; left: -24px; top: 6px; width: 7px; height: 7px; background-color: #c5a028; transform: rotate(45deg); box-shadow: 0 0 0 3px #ffffff, 0 0 0 4px #510051;"> </div> <p style="margin: 0; text-align: justify;"><strong style="color: #510051; font-size: 15px;">Akronim JADIKA:</strong> Nama JADIKA digunakan sebagai sitasi resmi internasional dalam pengindeksan naskah, memudahkan para peneliti dunia merujuk pada artikel pendidikan dasar kami.</p> </div> <!-- POIN 2 --> <div style="position: relative; margin-bottom: 15px;"> <div style="position: absolute; left: -24px; top: 6px; width: 7px; height: 7px; background-color: #c5a028; transform: rotate(45deg); box-shadow: 0 0 0 3px #ffffff, 0 0 0 4px #510051;"> </div> <p style="margin: 0; text-align: justify;"><strong style="color: #510051; font-size: 15px;">Kredibilitas e-ISSN:</strong> Terdaftar resmi dengan nomor <span style="color: #c5a028; font-weight: bold;">3090-5362</span>, menjamin bahwa setiap karya ilmiah yang tersaji diakui secara legalitas hukum dan terdokumentasi dalam pangkalan data nasional.</p> </div> <!-- POIN 3 --> <div style="position: relative; margin-bottom: 15px;"> <div style="position: absolute; left: -24px; top: 6px; width: 7px; height: 7px; background-color: #c5a028; transform: rotate(45deg); box-shadow: 0 0 0 3px #ffffff, 0 0 0 4px #510051;"> </div> <p style="margin: 0; text-align: justify;"><strong style="color: #510051; font-size: 15px;">Double-Blind Review:</strong> Setiap manuskrip ditinjau secara objektif tanpa menampilkan identitas penulis maupun mitra bestari, guna menjaga orisinalitas dan netralitas penilaian substansi materi.</p> </div> <!-- POIN 4 --> <div style="position: relative; margin-bottom: 15px;"> <div style="position: absolute; left: -24px; top: 6px; width: 7px; height: 7px; background-color: #c5a028; transform: rotate(45deg); box-shadow: 0 0 0 3px #ffffff, 0 0 0 4px #510051;"> </div> <p style="margin: 0; text-align: justify;"><strong style="color: #510051; font-size: 15px;">Sistem Bilingual:</strong> Menerima naskah dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris demi memperluas diseminasi gagasan dari skala lokal menuju panggung akademik global.</p> </div> </div> <p><!-- FOOTER PENERBIT BERWARNA ELEGAN --></p> <div style="margin-top: 20px; margin-left: 5px; background: linear-gradient(135deg, #510051 0%, #350035 100%); border-radius: 4px; padding: 12px 18px; box-shadow: 0 4px 12px rgba(81,0,81,0.1); position: relative;"> <div style="position: absolute; left: 0; top: 0; width: 4px; height: 100%; background-color: #c5a028; border-radius: 4px 0 0 4px;"> </div> <p style="margin: 0; font-size: 13.5px; color: #f1f5f9; text-align: justify; padding-left: 3px;"><strong style="color: #c5a028; text-transform: uppercase; font-size: 12px; letter-spacing: 1px; display: block; margin-bottom: 2px;">Penerbit:</strong> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) AMANAH bertanggung jawab penuh menyediakan tata kelola sistem yang stabil, berintegritas tinggi, dan mendukung penuh keberlanjutan diseminasi ilmiah berbasis ekosistem OJS 3.</p> </div> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH” en-US JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 3090-5362 Kesesuain Kurikulum Merdeka dengan Prinsip Developmentally Appropriate Practice dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jadika/article/view/99 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Kurikulum Merdeka dengan prinsip Developmentally Appropriate Practice (DAP) sebagai landasan pedagogis dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, Kurikulum Merdeka dan DAP memiliki keselarasan konseptual dalam menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran; kedua, prinsip DAP dapat menjadi kerangka pedagogis yang mengarahkan fleksibilitas Kurikulum Merdeka agar benar-benar sesuai dengan tahap perkembangan, keunikan individu, dan latar sosial budaya peserta didik; ketiga, masih terdapat kesenjangan antara pemahaman guru tentang prinsip DAP dengan penerapannya di kelas. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar akan lebih efektif dan bermakna apabila guru secara sadar mengintegrasikan prinsip DAP dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.</p> Faolina Margaretta Laia Jesika Olivia Sitompul Meisy Naina Saragih Nayla Azkiya Lidwina Dedea Br Ginting Copyright (c) 2026 JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-13 2026-07-13 2 2 148 155 10.66371/jadika.v2i2.99 Pengaruh Penggunaan Gambar dalam Pembelajaran terhadap Pemahaman Cerita Pendek pada Siswa Sekolah Dasar https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jadika/article/view/103 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gambar dalam pembelajaran terhadap pemahaman cerita pendek pada siswa kelas IV SDN 7 Woja. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest, yang melibatkan 21 siswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman cerita pendek yang diberikan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) perlakuan pembelajaran menggunakan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa, yang tercermin dari peningkatan skor rata-rata dari 62,38 pada pretest menjadi 78,57 pada posttest. Penggunaan gambar membantu siswa dalam mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Hasil ini mendukung teori bahwa media visual, seperti gambar, dapat memperjelas informasi dan mempermudah siswa dalam memahami materi yang abstrak. Meskipun demikian, masih ada beberapa siswa yang belum menunjukkan perubahan signifikan, yang menunjukkan bahwa faktor-faktor lain seperti keterampilan membaca dan pengalaman sebelumnya juga mempengaruhi pemahaman siswa. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru lebih sering mengintegrasikan media gambar dalam pembelajaran dan memadukannya dengan metode lain untuk meningkatkan keterampilan membaca dan pemahaman cerita siswa secara lebih menyeluruh. Penggunaan gambar dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman cerita pendek pada siswa sekolah dasar.</p> Hermansyah Hermansyah Arifudin Arifudin Ferawati Ferawati Copyright (c) 2026 JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-13 2026-07-13 2 2 156 165 10.66371/jadika.v2i2.103 Penggunaan Quizizz sebagai Media Evaluasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa SD https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jadika/article/view/104 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Quizizz sebagai media evaluasi pembelajaran terhadap keaktifan siswa SDN 03 Dompu pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design menggunakan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas V SDN 03 Dompu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Hal tersebut terlihat dari peningkatan rata-rata keaktifan siswa sebelum penggunaan Quizizz sebesar 56% menjadi 86,4% setelah penggunaan Quizizz diterapkan. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan Quizizz terhadap keaktifan siswa. Dengan demikian, Quizizz dapat digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa sekolah dasar.</p> Syahru Ramadhan Ida Faujiati Suci Nurfadila Copyright (c) 2026 JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-13 2026-07-13 2 2 166 175 10.66371/jadika.v2i2.104 Pengalaman Guru dalam Menggunakan Artificial Intelligence sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jadika/article/view/105 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman guru sekolah dasar dalam menggunakan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk memahami pengalaman langsung guru dalam memanfaatkan AI pada proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada beberapa sekolah dasar di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Subjek penelitian terdiri atas guru sekolah dasar yang telah menggunakan AI dalam penyusunan materi, pembuatan media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan efisien. Namun, penggunaan AI masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya fasilitas teknologi, dan perlunya penyesuaian materi sesuai karakteristik siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan dukungan fasilitas untuk mengoptimalkan penggunaan AI dalam pembelajaran sekolah dasar.</p> Junari Yulianti Siti Nurbaya Muhammad Syaiful Copyright (c) 2026 JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-13 2026-07-13 2 2 176 185 10.66371/jadika.v2i2.105 Analisis Kemampuan Computational Thinking Siswa Sekolah Dasar pada Pemecahan Masalah Matematika https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jadika/article/view/113 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan <em>Computational Thinking</em> siswa sekolah dasar pada pemecahan masalah matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Inauga Sempan Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Instrumen yang digunakan berupa tes <em>Computational Thinking</em> yang disusun berdasarkan empat indikator, yaitu <em>decomposition</em>, <em>pattern recognition</em>, <em>abstraction</em>, dan <em>algorithmic thinking</em>. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian setiap indikator dan mengelompokkannya ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan <em>Computational Thinking</em> siswa secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 76,16%. Indikator <em>decomposition</em> memperoleh capaian tertinggi sebesar 82,14% dengan kategori tinggi, sedangkan indikator <em>algorithmic thinking</em> memperoleh capaian terendah sebesar 69,64% dengan kategori sedang. Sementara itu, indikator <em>pattern recognition</em> dan <em>abstraction</em> masing-masing memperoleh persentase sebesar 78,57% dan 74,29% dengan kategori sedang. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa siswa telah memiliki kemampuan <em>Computational Thinking</em> yang cukup baik, namun masih memerlukan penguatan, terutama pada aspek <em>algorithmic thinking</em>. Oleh karena itu, pembelajaran matematika perlu dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional secara lebih optimal.</p> A. Rasul A. Rasul Subhanudin Subhanudin Heny Julianingsih Copyright (c) 2026 JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-13 2026-07-13 2 2 186 195 10.66371/jadika.v2i2.113