Kesesuain Kurikulum Merdeka dengan Prinsip Developmentally Appropriate Practice dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.66371/jadika.v2i2.99Keywords:
Kurikulum Merdeka, Developmentally Appropriate Practice, Sekolah Dasar, PembelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Kurikulum Merdeka dengan prinsip Developmentally Appropriate Practice (DAP) sebagai landasan pedagogis dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama: pertama, Kurikulum Merdeka dan DAP memiliki keselarasan konseptual dalam menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran; kedua, prinsip DAP dapat menjadi kerangka pedagogis yang mengarahkan fleksibilitas Kurikulum Merdeka agar benar-benar sesuai dengan tahap perkembangan, keunikan individu, dan latar sosial budaya peserta didik; ketiga, masih terdapat kesenjangan antara pemahaman guru tentang prinsip DAP dengan penerapannya di kelas. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar akan lebih efektif dan bermakna apabila guru secara sadar mengintegrasikan prinsip DAP dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
References
Ardi, M., Nurlan Kusmaedi, Tite Juliantine, & Dian Budiana. (2025). Android Based Learning Media Through Developmentally Appropriate Practice (DAP) Approach to Increase Elementary School Students’ Learning Motivation. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 9(1), 238–249.
Badawi, B. (2023). Model Pembelajaran Literasi Numerik Berbasis Developmentally Appropriate Practice di Sekolah Dasar. Edukasi Lingua Sastra, 21(2), 130–143.
Dhida, T. T., Hafidah, R., & Jumiatmoko, J. (2024). Implementasi Developmentally Appropriate Practice (DAP) Pada Stimulasi Kemampuan Menulis Permulaan Anak. Kumara Cendekia, 11(4), 315.
Eka Yulianti, Hasan, V. I. (2025). Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Dongeng Digital Berbasis Project Based Learning pada Siswa Sekolah Dasar. JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 16–25.
Ferrary, C. H., Kurniawan, A., Safitri, R. Y., Hikmah, U. N., Krismawati, B. M., Rahmawati, K., & Darmawan, I. (2024). Urgensi Memahami Karakteristik Peserta Didik dalam Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 8(5), 3994–4012.
Hendriani, A., Riyadi, A. R., Syaripudin, T., Br, L. C., Magistra, A. A., Hermawan, F. R., & Hurharisma, K. D. (n.d.). Memahami Siswa SD Menggunkan Aplikasi Windows: Implementasi Developmentally Appropriate Practice untuk Pembelajaran yang “Berpihak Kepada Murid.”
Monaliza, T., & Marta, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1 (10). 8031–8038.
Hardiyanti, N., Yantoro, Hadiyanto, & Sastrawati, E. (2025). Analisis konseptual perencanaan kurikulum pendidikan dasar dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 300–310.
Pertiwi, F., Abdulhak, I., & Hasanah, V. R. (2018). Pengaruh pelaksanaan pelatihan developmentally appropriate practice terhadap peningkatan kompetensi pedagogik pendidik PAUD. JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(2), 142–153.
Sari, G., & Silitonga, B. N. (2024). Gambaran Pembelajaran Berbasis Developmentally Appropriate Practice (DAP) di Sekolah Dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 408–415.
Yoenanto, N. H., & Nawangsari, N. A. F. (n.d.). Strategi Pembelajaran Guru yang Efektif dalam Perspektif Prinsip DAP (Developmentally Appropriate Practice) di Sekolah Dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.